Jumat, 21 Oktober 2016

Bagaimana mengintegrasikan Peran Keluarga dengan Sekolah

*Bagaimana mengintegrasikan Peran Keluarga dengan Sekolah*

Oleh: Ustadz Harry Santosa

Banyak sekolah progresif yang berfikir maju ke depan menyadari bahwa pendidikan tidak bisa dilakukan dengan baik oleh sekolah semata tanpa kesertaan peran orangtua dan komunitas. Sekolah sekolah seperti ini tahu betul bahwa tempat mendidik yang utama adalah keluarga atau rumah. Mereka juga tahu ada banyak aspek fitrah yang sekolah memerlukan peran keluarga lebih dominan, sehingga mereka sangat ingin betul menjadikan sekolahnya menjadi tempat bekerjasama terbaik antara keluarga, komunitas dan sekolah.

Sementara banyak keluarga yang menjalani Home Education terkadang memerlukan kerjasama dengan sekolah sebagai sumber akses pengetahuan dan expert. Sebagaimana kita ketahui bahwa konsep Home Education (HE) berbeda dengan konsep Home Schooling (HS), karena HE tidak mempermasalahkan anak bersekolah atau tidak serta dengan jelas menyatakan tidak membawa "sekolah" ke rumah.  HE fokus pada merawat dan menumbuhkan fitrah AyahBunda, fitrah keluarga dan fitrah anak anaknya.

Jadi HE sesungguhnya adalah kewajiban alamiah, fitrah maupun syariah setiap orangtua untuk menyelenggarakan pendidikan di rumahnya. Pendidikan adalah wilayah tanggungjawab orangtua, sementara Pengajaran bisa dikerjasamakan dengan lembaga seperti sekolah atau komunitas dsbnya.

Tentu saja kerjasama yang dimaksud adalah bukan sebagaimana peran komite yang sekedar menjadi penonton dan tukang stempel, atau juga bukan sekedar program parenting yang diselenggarakan sekolah dsbnya namun jauh daripada itu, yaitu melibatkan peran orangtua atau keluarga dalam proses pendidikan secara penuh setidaknya 70%.

Pertanyaanya kemudian adalah bagaimana model kerjasama terbaik antara Keluarga dan Sekolah. Berikut adalah beberapa langkah langkah untuk mewujudkan kerjasama antara Keluarga dan Sekolah dalam membangun sistem pendidikan terbaik.

1. Sekolah harus membuka diri untuk melibatkan keluarga dalam proses pendidikan secara penuh. Mindset bahwa sekolah adalah produsen dan keluarga adalah konsumen harus ditinggalkan jauh jauh. Orangtua juga harus berhenti melihat sekolah sebagai "Laundry" atau tempat penitipan anak.  Perubahan Mindset harus menuju kepada keyakinan bersama bahwa pendidikan  adalah membangun peradaban secara bersama sehingga memerlukan keterlibatan orang sekampung "It takes a village to raise a child".

2. Adanya kesepakatan keterlibatan keluarga dalam perencanaan dan proses pendidikan sampai 70%. Kesepakatan ini harus ditandatangani dan langsung dipraktekan. Parent Engagement Indeks perlu diberikan ukuran ukuran yang disepakati bersama. Secara praktek dapat dibuat List Kegiatan dengan pembagian responsible dan akuntabel antara orangtua/keluarga dengan guru/sekolah.

3. Keluarga dibekali keberanian dan kemampuan untuk merancang Personalized Curriculum untuk setiap anak anaknya. Para orangtua diberikan pelatihan untuk membuat Journal Kegiatan atau melakukan Assessment berbasis Aktifitas Anak (Activity based Assessment ABA) dimana di dalamnya tertuang profile anak termasuk potensi atau bakat, tanda antusias dalam suatu kegiatan, perkembangan tiap aspek fitrah dstnya. Dari ABA tadi maka akan selalu diserap potensi dan masalah, untuk kemudian diimajinasikan idea idea kegiatan baru yang lebih baik mengembangkan aspek fitrah termasuk skill, pengetahuan dan sikap/akhlak yang perlu dikembangkan. Rangkaian berkegiatan baru dengan pengalaman baru yang berangkat dari potensi fitrah dalam beberapa bulan ke depan inilah yang disebut Personalized Curriculum.

4. Pengintegrasian Kurikulum Sekolah dengan Personalized Curriculum. Sekolah idealnya dapat menjadi Co-Parenting yang justru membawa beragam kegiatan unik di rumah ke ruang ruang kelas. Orangtua menjadi Co-Designer Curriculum yang memberi pengayaan kepada kurikulum kelas. Dalam berbagai kebutuhan orangtua dapat menjadi Co-Teaching untuk pengembangan bakat atau talents dstnya.

5. Dalam perjalanannya Sekolah harus siap bermetamorfosa menjadi Community based School atau Community based Education (CBE) dengan stakeholder kepemilikan yang meluas yang terdiri dari Orangtua, Guru dan Lembaga juga Warga. Bahkan akan bisa mengarah kepada Community based Business (CBB) untuk menopang CBE. Karenanya sejak awal sebaiknya mulai dirancang AD/ART yang mengatur hak dan wewenang masing masing stakeholder untuk menghindari benturan kepentingan.

Salam Pendidikan Peradaban
#fitrahbasededucation
#pendidikanberbasisfitrah dan akhlak

ADAB MEMBAWA ANAK KE MAJELIS ILMU

ADAB MEMBAWA ANAK KE MAJELIS ILMU
Kelas matrikulasi Institut Ibu Profesional batch #2 sedang berjalan, dan pekan ini sedang membahas tentang adab menuntut ilmu. Ada satu pertanyaan menarik, yang saya pikir menjadi kegalauan banyak ibu. Kebetulan saya diberi amanah mengampu kelas koordinator kota dan pengurus rumah belajar.
Tanya : 
bu septi. Kalau kita menuntut ilmu dgn membawa anak itu bagaimana? Karena tidak ada yg dititipi. Memang hasilnya tdk maksimal..tp daripada tidak sama sekali. Makasih
Jawab :
 Seorang ibu yang semangat menuntut ilmu tentu saja segala rintangan akan dihadapinya untuk mendapatkan ilmu tersebut. Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana kalau kita memiliki anak kecil-kecil, yang tidak bisa ditinggal.Mari kita pelajari adabnya :
1⃣ Tanyakan ke penyelenggara apakah kelas ini mengijinkan anak-anak masuk diruangan atau tidak?
DON'T ASSUME
misal :
"Ah, pasti boleh, ini kan komunitas Ibu-ibu/keluarga dan pasti punya anak kecil, jelas boleh lah"
ini ASSUME namanya.
harus di CLARIFY (klarifikasi) di awal. Tidak semua guru ridha kelasnya ada anak-anak dengan berbagai alasan kuat. masing-masing.
2⃣ Apabila tidak diijinkan anak-anak di dalam kelas, maka kita tidak boleh memaksakan diri. Memilih alternatif untuk tidak berangkat, kalau memang tidak ada kids corner atau saudara yang dititipi.
3⃣ Apabila diijinkan, maka kita harus tahu diri, tidak melepas anak begitu saja, berharap ada orang lain yang mengawasi, sedangkan kita fokus belajar, ini namanya EGOIS. Dampingi anak kita terus menerus, apabila anda merasa sikap dan suara anak-anak mengganggu kelas, maka harus cepat tanggap, untuk menggendongnya keluar dari kelas, dan minta maaf.
Meskipun tidak ada yang menegur, kita harus tahu diri, bahwa orang lain pasti akan merasa sangat terganggu. Jangan diam di tempat, hanya semata-mata kita tidak ingin ketinggalan sebuah ilmu.
KEMULIAAN ANAK KITA DI MATA ORANG LAIN, JAUH LEBIH TINGGI DIBANDINGKAN ILMU YANG KITA DAPATKAN.
Maka Jaga Kemuliaannya, dengan tidak sering-sering membawa ke forum orang dewasa yang perlu waktu lama. Karena sejatinya secara fitrah rentang konsentrasi anak hanya 1 menit x umurnya.
Untuk itu andaikata kita punya anak usia 5 tahun, menghadiri majelis ilmu yang perlu waktu 30 menit, maka siapkan 6 amunisi permainan atau aktivitas yang harus dikerjakan anak-anak. Kalau ternyata anak cepat bosan dari rentang konsentrasinya, segera undur diri dan fokus ke anak kita.⁠⁠⁠⁠
semoga manfaat.

MATERI MATRIKULASI IBU PROFESIONAL #BATCH 2

MATERI MATRIKULASI IBU PROFESIONAL BATCH #2
Buat yang masih penasaran, apa saja sih yang dipelajari di program Matrikulasi Ibu Profesional, berikut beberapa materi yang akan menjadi bahan diskusi kita selama 8 minggu
Prolog : Adab Menuntut Ilmu ( Senin, 17 Oktober 2016)
#1 [Overview Ibu Profesional] Menjadi Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga (Senin, 24 Oktober 2016)
#2 [Bunda Sayang] Membangun Peradaban dari dalam Rumah (Senin, 31 Oktober 2016)
#3 [Bunda Sayang] Mendidik dengan Fitrah, berbasis Hati Nurani (Senin, 7 November 2016)
#4 [Bunda Cekatan] Ibu Manajer Keluarga (Senin, 14 November 2016)
#5 [Bunda Cekatan] Belajar Bagaimana Caranya Belajar (Senin, 21 November 2016)
#6 [Bunda Produktif] Rejeki itu Pasti, Kemuliaan harus dicari (Senin, 28 November 2016)
#7 [Bunda Produktif] Menemukan misi spesifik hidup (Senin, 5 Desember 2016)
#8 [Bunda Shaleha] Ibu sebagai Agen Perubahan (Senin, 12 Desember 2016)



PROGRAM MATRIKULASI IBU PROFESIONAL #BATCH 2

Program MATRIKULASI IBU PROFESIONAL Batch #2
🔹APA ITU PROGRAM MATRIKULASI IBU PROFESIONAL BATCH #2
Adalah program kuliah para ibu dan calon ibu yang ingin maupun yang sudah lama bergabung di komunitas Ibu Profesional, agar memiliki kesamaan kompetensi ilmu-ilmu dasar tentang bagaimana menjalankan peran sebagai perempuan, sebagai istri dan sebagai ibu dengan sungguh-sungguh (Profesional) serta bisa memahami kultur komunitas.
Program Matrikulasi ini adalah prasyarat wajib yang harus dilalui oleh para ibu dan calon ibu yang ingin bergabung di Komunitas Ibu Profesional.
🔹BAGAIMANA CARA MENGIKUTINYA?
a.Calon peserta program silakan melengkapi form di bawah ini, sesuaikan dengan kota domisili anda masing-masing, pendaftaran dibuka mulai tanggal 6-13 Oktober 2016

SIAPAKAH YANG BOLEH IKUT
a. Semua Ibu dan calon ibu dari beragam suku, ras dan agama yang ingin bergabung di komunitas Ibu Profesional
b. Semua ibu dan calon ibu yang sudah masuk grup WA Ibu Profesional dan ingin menjadi member tetap Ibu Profesional
c. Semua Ibu dan calon ibu yang aktif di rumah belajar, passion club, Kelompok minat IIP dan ingin menjadi member tetap Ibu Profesional.
🔹 KAPAN PROGRAM INI AKAN DIMULAI?
Batch #2
a. Pendaftaran secara resmi dibuka tanggal 6-13 Oktober 2016
b. Pembuatan grup kelas, 14 Oktober 2016
b. Program Matrikulasi dimulai tanggal 17 Oktober 2016, jam 20.00-21.00 


Jumat, 14 Oktober 2016

RIDHO SUAMI RIDHO ALLAH

Berpuluh kali membaca tulisan ini, tak kan jemu. Subhan Allah
Pagi-pagi sekali, Sarah mengetuk pintu tempat tinggal ibunya. Ia menggendong anaknya serta membawa satu tas besar di tangan kanannya.
Dari matanya yang sembab serta merah, ibunya sudah mengetahui bila Sarah
tentu habis berkelahi lagi dengan suaminya.
.
Walau heran, lantaran kebanyakan Sarah cuma hanya menelpon sembari menangis bila berkelahi dengan suaminya. Bapak Sarah yang juga keheranan, lekas hampiri Sarah serta bertanya masalahnya.
Sarah mulai bercerita awal pertikaiannya dengan suaminya tadi malam.
Sarah kecewa lantaran suaminya sudah membohongi Sarah sampai kini.
Sarah temukan buku rekening suaminya terjatuh di dalam mobil.
Sarah baru tahu, bila suaminya senantiasa menarik beberapa duit tiap-tiap bln., di tanggal yang sama.
Sesaat Sarah tahu, duit yang Sarah terima juga beberapa duit yang sama.
Artinya telah 1 th. lebih, suaminya membagi uangnya, 1/2 untuk Sarah, 1/2 untuk yang lain. Jangan-jangan ada wanita lain??
.
Bapak Sarah cuma menghela nafas, muka bijaksananya tak memperlihatkan rasa kaget maupun geram.
.
" Sarah...,
» Yang pertama, langkahmu datang ke tempat tinggal bapak telah 'Dilaknat Allah serta beberapa MalaikatNya', lantaran meninggalkan tempat tinggal tanpa ada seizin suamimu "
Kalimat bapak sontak bikin Sarah
kebingungan.
Sarah menduga ia bakal didukung dari ayahnya.
.
» " Yang ke-2, tentang duit suamimu, anda tak memiliki hak tahu.
Hakmu hanya duit yang didapatkan suamimu ke tanganmu.
Itu juga untuk keperluan rumah tangga.
Bila anda membelanjakan duit itu tanpa ada izin suamimu, walau itu untuk sedekah, itu tidak bisa ".
Lanjut ayahnya.
.
" Sarah.., suamimu menelpon bapak serta menyampaikan kalau sesungguhnya duit itu memanglah diberikan tiap-tiap bln. untuk seseorang wanita.
Suamimu tak menceritakannya kepadamu, lantaran anda tak sukai wanita itu mulai sejak lama.
Anda telah mengenalnya, serta anda terasa sesudah menikah dengan suamimu, jadi cuma kamulah wanita yang
memilikinya ".
.
" Suamimu mohon maaf pada bapak lantaran ia cuma berupaya hindari pertikaian denganmu.
Bapak tahu lantaran bapak juga telah mengetahui watakmu " mata bapak mulai berkaca-kaca.
" Sarah...,
anda mesti tahu, sesudah anda menikah jadi yang harus anda taati yaitu suamimu.
.
Bila suamimu ridho pdmu,
jadi Allah juga Ridho.
.
Sedang suamimu, ia harus taat
pada ibunya.
Demikianlah Allah mengatur lelaki untuk patuh pada ibunya.
Jangan pernah anda menjadi
penghambat bakti
suamimu pada ibundanya ".
" Suamimu, serta harta suamimu yaitu punya ibu nya ".
Bapak menyampaikan itu dengan tangis. Air matanya makin banyak membasahi pipinya.
Seseorang ibu melahirkan anaknya dengan susah payah serta kesakitan.
.
• Lalu ia membesarkannya sampai dewasa sampai anak lelakinya menikah, ia melepasnya demikian saja.
• Lalu anak lelaki itu bakal repot dengan kehidupan barunya.
.
• Bekerja untuk keluarga barunya.
.
• Mengerahkan semua hidupnya untuk istri serta anak-anaknya.
.
• Anak lelaki itu cuma tersisa sedikit saat untuk sesekali bersua dengan ibunya. satu bulan sekali, atau bahkan juga hanya1 th. sekali.
.
" Anda yang mulai sejak awal menikah tak sukai dengan ibu mertuamu.
Mengapa?
Lantaran tempat tinggalnya kecil serta sempit? Hingga anda merajuk kepada
suamimu kalau anda tak dapat tidur di sana.
Anak-anakmu juga bakalan tidak kerasan di sana.
Sarah.., mendengar ini bapak sakit sekali ".
.
" Lantas, bila anda saja terasa tak nyaman tidur disana.
Bagaimana dengan ibu mertuamu yang dilewatkan saja untuk tinggal di sana? "
" Duit itu diberikan untuk ibunya.
Suamimu menginginkan ayahnya berhenti berkeliling jual gorengan.
Dari duit itu ibu suamimu cuma menggunakannya seperlunya saja, selebihnya dengan cara teratur diberikan ke anak-anak yatim serta beberapa orang tak mampu di kampungnya.
Bahkan juga masihlah cukup untuk menggaji seseorang guru ngaji di kampung itu " lanjut bapak.
.
Sarah membatin dalam hatinya, duit yang didapatkan suaminya kerap dikeluhkannya kurang.
Lantaran Sarah perlu banyak baju untuk mengantar jemput anak sekolah.
Sarah juga begitu menjaga
penampilannya untuk menjaga muka serta badannya di spa.
Jalan-jalan tiap-tiap minggu di mall.
Juga berkumpul sesekali dengan beberapa rekannya di restoran.
.
Sarah menyesali sikapnya yang tidak menginginkan dekat-dekat dengan mertuanya yang cuma seseorang tukang gorengan.
Tukang gorengan yang sukses
• Jadikan suaminya seseorang sarjana,
• memperoleh pekerjaan yang di idam-idamkan beberapa orang.
• Sukses mandiri, sampai Sarah dapat tempati tempat tinggal yang nyaman serta mobil yang dapat ia pakai sehari-hari.
.
" Ayaaah, maafkan Sarah ", tangis sarah meledak.
Ibunda Sarah yang mulai sejak tadi duduk di samping Sarah selekasnya memeluk Sarah.
.
" Sarah...
• kembalilah ke tempat tinggal suamimu.
Ia orang baik nak...
• Bantulah suamimu berbakti pada orang tuanya.
.
• Bantu suamimu meraih surganya, serta dengan sendirinya, ketaatanmu pada suamimu dapat menghantarkanmu ke surga ".
.
Ibunda sarah membisikkan kalimat itu ke telinga Sarah.
.
Sarah cuma menjawabnya dengan anggukan, ia menahan tangisnya.
Bathinnya sakit, menyesali sikapnya.
.
Tetapi Sarah berjanji dalam hatinya, untuk jadi istri yang patuh pada suaminya...
Subhanallah....

Kamis, 13 Oktober 2016

RULES ARISAN BUKU PELANGI MIZAN

RULES ARISAN BUKU-BUKU PELANGI MIZAN -
RULES ARISAN BUKU-BUKU PELANGI MIZAN

Ayah bunda yang dirahmati Allah, berikut kami sampaikan ketentuan arisan online buku-buku terbitan Pelangi Mizan. Apabila ada yang belum dipahami, silahkan hubungi Book Advisor

1. Peserta Arisan mengisi data-data di bawah ini dengan sejujurnya:
a) PAKETBUKU :
b) NAMA CUSTOMER :
c) JENIS KELAMIN :
d) ALAMAT RUMAH :
e) NO. TLP & HP :
f) NO. KTP :
g) PEKERJAAN :
h) ALAMAT KANTOR :
i) NO.TLP KANTOR :
j) STATUS*) :

Bagi yg lajang lewati poin (k),(l) dan (m)

k)NAMA SUAMI/ISTRI :
l) ALAMAT KANTOR :
m) NO. TLP & HP :
n) SDR YG BISA DI HUBUNGI :
o) ALAMAT:
p) NO. TLP & HP :

2. Customer yang telah mengisi data arisan, berkewajiban untuk mematuhi dan melaksanakan role arisan yang berlaku.

3. Arisan dilaksanakan apabila telah terkumpul 10 orang dalam 1 kelompok untuk start bulan yang sama.

4. Besarnya nominal arisan, tergantung dari paket buku yang di order oleh masing-masing peserta

5. Jika sudah terkumpul 10 peserta arisan, maka Book Advisor (PJ Arisan) akan mengocok nama-nama peserta arisan dari awal periode hingga akhir periode danakan di informasikan lewat inbox di FB.

6. Uang arisan WAJIB disetorkan paling lambat tgl 15 setiap bulannya ke rekeningBook Advisor (PJ Arisan).

7. Peserta yang telah melakukan pembayaran, diharapkan memberikan konfirmasi(lebih baik lagi dg tanda bukti) kepada Book Advisor (PJ Arisan).

8. Surat Pemesanan buku akan dibuat apabila seluruh peserta arisan telahmembayar uang arisan dalm setiap bulannya

9. Pengiriman buku paling lambat 2 minggu setelah uang terkumpul.
 
10. Apabila ada perubahan kenaikan harga pada suatu buku (misal: Halo Balita),selisih harga baru ditanggung bersama oleh seluruh peserta arisan yang meng-order buku tersebut.

11. Peserta arisan TIDAK DIPERKENANKAN mengundurkan diri selama masa periodearisannya belum selesai.

Demikian ROLE ARISAN BUKU ini dibuat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan berlangsungnya arisan buku.

24 NABI DAN RASUL TELADAN UTAMA

������

24 NABI & RASUL
TELADAN UTAMA

10 buku �� sirah utama tematik :

1⃣ Generasi Pertama Umat Manusia
Kisah Nabi Adam AS
Kisah Nabi Idris AS

2⃣ Tantangan Umat Pembangkang
Kisah Nabi Nuh AS
Kisah Nabi Hud AS
Kisah Nabi Saleh AS

3⃣ Ayahanda Para Nabi Kisah Nabi Ibrahim AS
Kisah Nabi Luth AS
Kisah Nabi Ismail AS

4⃣ Sang Pemaaf
Kisah Nabi Ishaq AS
Kisah Nabi Yaqub AS
Kisah Nabi Yusuf AS

5⃣ Sabar Tiada Batas
Kisah nabi Ayub AS
Kisah Nabi Syuaib AS

6⃣ Penakluk Fir'aun
Kisah Nabi Musa AS
Kisah Nabi Harun AS

7⃣ Anak Pemberani
Kisah Nabi Daud AS
Kisah Dzulkifli AS

8⃣ Raja Manusia, Jin dan Hewan
Kisah Nabi Sulaiman AS
Kisah Nabi Yunus AS
Kisah Nabi Ilyas AS
Kisah Nabi Ilyasa AS

9⃣ Sesunguhnya Aku Hamba Allah
Kisah Nabi Zakaria AS
Kisah Nabi Yahya AS
Kisah Nabi Isa AS

�� Tempat-Tempat Bersejarah Umat Terdahulu

�� BONUS ��

1⃣ Poster silsilah Nabi dan Rasul

2⃣ Puzzle balok kayu kisah 24 Nabi dan Rasul

���� KEUNGGULAN PRODUK ����

✨1⃣ Ditulis dan disusun secara dramatis dengan dialog-dialog yang tidak membosankan dari sumber-sumber sahih dan terpercaya.

✨2⃣ Setiap tulisannya diakhiri dengan pertanyaan-pertanyaan yang meransang keingintahuan anak-anak untuk membuka halaman-halaman berikutnya.

✨3⃣ Disertai seri akhlak (moral value) 24 Nabi dan Rasul yang dapat dicontoh oleh anak-anak.

✨4⃣ Dikemas dengan ilustrasi yang modern dengan warna-warna yang menarik.

✨5⃣ Disertai kosakata Indonesia-Arab-Inggris sebagai wawasan tambahan.

✨6⃣ Dapat dibaca dengan e-pen dengan kekayaan konten lebih banyak daripada yang tercetak (e-pen belum ready saat ini).

✨7⃣ Terdapat poster Nabi dan Rasul untuk mengetahui asal-usul para Nabi dan Rasul.

✨8⃣ Terdapat bonus permainan balok puzzle yang berguna untuk merangsang perkembangan otak anak, menggalakan interaksi dan meningkatkan tahap fokus.

������

 

Mama Belajar Template by Ipietoon Cute Blog Design