Tampilkan postingan dengan label KUTUB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KUTUB. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juli 2016

TERSENYUMLAH… WALAU SEMUA TAK SEINDAH YANG KAU LUKISKAN…

  TERSENYUMLAH… WALAU SEMUA TAK SEINDAH YANG KAU LUKISKAN…

Sahabat…
Kita boleh berhitung soal apa saja, tapi tidak soal taqdir.

Tersenyumlah…
Karena rizkimu tidak akan dimakan orang lain.
Jodohmupun tidak akan tertukar.

Di akhirat kelak, engkau hanya akan ditanya tantang amalmu,
bukan tentang apa yang diamalkan orang lain.

Tersenyumlah…
Walaupun semua tak seindah yang kau lukiskan.

Jika hari ini engkau tak bisa menjadi seperti yang kau inginkan, maka yakinilah…, bahwa engkau hanya berpindah dari satu takdir ke takdir yang lain.

Jalanilah hari ini dengan amal-amal terbaik..

Tak perlu cemas untuk esok yang belum tentu kau lalui..
Cukup tuliskan saja semua rencana esokmu itu dengan azam (tekad/kemauan) yang kuat.

Namun ingat…!!!
Di ujung semua goresan rencana itu, ada pena yang telah di angkat dan lembaran-lembaran taqdir yang telah mengering.

( *Ustadz Aan Chandra Thalib*)

Jumat, 22 Juli 2016

DOA PAGI BY SALIM A FILLAH

������������������������

Bismillah…

*Do’a Pagi*
Oleh: Salim. A. Fillah

Allah, jadikan ikhlasku bagai susu. Tak campur kotoran, tak disusup darah. Murni, bergizi, menguati. Langit ridha, bumi terilhami.

Allah, jadikan dosa mendekatkanku padaMu dengan taubat nashuha. Jadikan ibadah tak menjauhkanku dariMu gara-gara membangga.

Allah, untuk tanah nan gersang; jadikan aku embun pada paginya, awan teduh bagi siangnya, dan rembulan menghias malamnya.

Allah, jika aku harus berteman khawatir, jadikan ia dzikirku mengingatMu.

Allah, jika aku harus berteman rasa takut, jadikan ia penghalang dari mendurhakaiMu.

Allah, jika aku harus berkawan gelisah, jadikan ia titik mula amal-amal shalih menjemput keajaiban menenangkan.

Allah, jadikan semua gejolak di dalam hatiku mengantarku mendekat pada ridha dan surgaMu.

Allah, berkahi tiap kata yang mengalir dari ujung jemari ini; menebar kebaikan, mencantikkan kebenaran, menggerakkan perbaikan.

Allah, luruskanlah lisanku dalam kebenaran, indahkan tuturku dengan kesantunan, jadikan yang mendengar terbimbingkan.

Allah, ilhamkan kebajikan di tiap huruf yang terucap, lahirkan amal tuk setiap kata yang terbicara, alirkan pahala tiada putusnya.

Allah, jangan henti rindu pada NabiMu menyala syahdu, agar akhlaq teladannya merembesi tingkahku.

Allah, jangan henti gelegak neraka menyergap menggiriskan, di tiap hasrat nista dan goda kemaksiatan.

Allah, jangan henti bayang surgaMu melekati mata, di tiap niat dan kesempatan amal shalih nan terbuka.

Allah, jangan henti keesaanMu terteguh di jiwaku, sebab kuasa dan rizqiMu juga tak sedetikpun berpisah dariku.

Allah, jangan henti bimbingMu menuntunku, selama jantung berdenyut selalu, semasih Kau hembuskan nafas dalam paru.

Allah, jangan henti kasihMu mengguyuriku, hingga santun budiku menebar rasa sayang, bahkan membalik penentang jadi pejuang.

Allah, jangan henti keagunganMu tertaut dalam nyali, hingga kuhadapi segala yang aniaya dengan gagah dan berani.

Allah, jangan henti kemuliaanMu menyusupi syaraf-syarafku, hingga tiap ilmu jadi amal, tiap hasrat baik jadi akhlaq terlaku.

Allah, jangan henti penjagaanMu mengarus dalam darahku, hingga syaithan tak beroleh tempat dalam alirannya menderu.

Allah, jangan henti rasa malu padaMu menyumsum di tulangku, mengurat di ototku; hingga semua gerak dalam ridhaMu.

Allah, jangan henti keindahanMu mengilhamkan senyum dan cerah di wajahku, agar pergaulanku semanis madu.

Allah, jangan henti kebenaranMu tertambat di akal dan lisanku, terpancar dalam sikap, terjuang di tiap kalimat.

Allah, jangan henti namaMu menyapa hati dan jiwa, dengan gigil takut, gerisik harap, dan getar cinta.

Aamiin….

Rabu, 20 Juli 2016

Malam Pertama Aku Tinggalkan TAHAJJUD

MALAM PERTAMA AKU TINGGALKAN TAHAJJUD!

Malam hari raya malam pertamaku tidak shalat tahajjud setelah setiap malam tarawih dan witir!

Hari Raya hari pertamaku tidak shalat wajib berjamaah di masjid, setelah setiap hari Ramadhan selalu berjamaah, bahkan adzan dikumandangkan aku sudah di Masjid.

Hari Raya hari pertamaku tidak sempurna shalat rawatib qabliyyah dan ba'diyyah, setelah setiap hari Ramadhan selalu aku menjaganya.

Hari Raya hari pertamaku tidak membaca Al Quran walau satu halaman bahkan satu ayat, setelah setiap hari Ramadhan minimal 5 juz!

Sobatku beriman...!
Tentu kita semua TIDAK mau masuk ke dalam sosok "aku".

- Karena kita meyakini bahwa; Termasuk tanda diterimanya amal ibadah adalah beramal baik setelah beramal baik. Para ulama mempunyai kaidah:
من علامة قبول العمل الحسنة بعده
"Artinya: "Termasuk dari tanda diterima amal adalah melakukan amal baik setelahnya."

- karena kita meyakini bahwa; beribadah kepada hanya akan berhenti tatkala datang sebuah kematian yang yakin datangnya. Allah berfirman:
وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّىٰ يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
Artinya: "dan sembahlah Rabbmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal)." QS. Al Hijr: 99.

- Dan karena kita meyakini bahwa sekuat istiqmah seseorang sebesar itulah sebenarnya keikhlasannya.
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Rabb kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu".QS. Fushshilat: 30.

- Dan karena kita meyakini bahwa istiqamah berujung husnul khatimah. Allah Taala berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ
Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Rabb kami ialah Allah", kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita." QS. Al Ahqaf: 13.

- Dan karena amalan yang paling dicintai Allah adalah yang terus menerus meskipun sedikit oleh karenanya itulah kebiasaan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam.
عَنْ عَائِشَةَ - رضى الله عنها - أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ : « اكْلَفُوا مِنَ الْعَمَلِ مَا تُطِيقُونَ فَإِنَّ اللَّهَ لاَ يَمَلُّ حَتَّى تَمَلُّوا وَإِنَّ أَحَبَّ الْعَمَلِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهُ وَإِنْ قَلَّ ». وَكَانَ إِذَا عَمِلَ عَمَلاً أَثْبَتَهُ. سنن أبى داود .
Artinya:"Aisyah radhiyallahu 'anha meriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kerjakanlah ibadah sesuai kekuatan kalian, karena seaungguhnya Allab tidak bosa sampai kalian bosan, dan sesungguhnya Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling terus menerus meskipun sedikit." HR. Abu Daud.
- Dan karena kita meyakini bahwa; yang sedikit terus menerus lebih baik daripada banyak terputus. Berkata 'Amr bin Mas'adah rahimahullah:
قليل دائم خير من كثير منقطع
"Sedikit yang terus menerus lebih baik daripada banyak yang terputus". lihat Kitab Wafatatul A'yan di biografi 'Amr bin Mas'adah.

Kamis, 2 Syawwal 1437H, Banjarmasin Kal Sel
ditulis oleh Ustadz Ahmad Zainuddin Al Banjary, Lc

CARA MENJAGA AMALAN RAMADHAN

�� Begini Cara Jaga Amalan Ramadhan

�� Banyak cara bisa dilakukan untuk menjaga amalan Ramadhan. Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Zakky Mubarok mengatakan, umat Islam perlu menjaga amalan-amalan baik yang sudah biasa dilakukan di bulan Ramadhan.

�� Di antara beberapa amalan tersebut adalah puasa sunah, sahur, shalat malam, tadarus dan tadabur, sedekah, dan berbagai amal lain. Amalan ini saling terkait satu sama lain. Kebiasaan berpuasa sunah menuntut umat Islam untuk sahur. Bangun pagi di saat sahur membawa dampak yang baik, sebab dapat diisi dengan shalat malam dan witir. Kebiasaan ini umumnya juga diikuti dengan shalat Subuh tepat waktu. Setelah shalat subuh, kita dapat melanjutkan ibadah dengan tadarus dan tadabur Al-Qur'an.

�� Menurut Kiai Zakky, menjadikan ibadah sebagai kebiasaan bisa dikatakan gampang-gampang susah. Pada awalnya, menjalankan ibadah di luar bulan Ramadhan akan terasa sulit bagi mereka yang tidak terbiasa. Di bulan Ramadhan, suasana cenderung lebih kondusif untuk beribadah. "Ada banyak orang melakukan ibadah bersama-sama. Hal ini tidak selalu ditemui setelah Ramadhan," ungkap Kiai Zakky Mubarok saat dihubungi Republika, Rabu (13/7).

�� Untuk mengatasi hal ini, umat Islam harus belajar melakukan ibadah sendiri. Artinya, ungkap Kiai Zakky, tanpa perlu komunitas yang mendukung, ibadah tetap dilakukan secara kontinu. Sekali kebiasaan ini terbentuk, ibadah akan terasa lebih ringan. "Apabila telah mencapai keikhlasan, ibadah akan terasa nikmat. Kita tidak akan lagi terganggu dengan perilaku orang lain atau berbagai godaan dari luar. Ini harus menjadi kebiasaan sehingga terasa lebih ringan," ujar Kiai Zakky menambahkan.

Sumber :
••••••••••••
�� http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/16/07/15/oact18-begini-cara-jaga-amalan-ramadhan

TOLONG BAWA AKU KE SURGA


*Tolong Bawa Aku Ke Surga*

Ketika mengunjungi seorang teman yang sedang kritis sakitnya, dia menggenggam erat tanganku, lalu menarik ke mukanya, dan membisikkan sesuatu...

Dalam airmata berlinang dan ucapan yang ter-bata² dia berkata, *"Bila kamu tidak melihat aku di surga, tolong tanya kepada Allah di mana aku, tolonglah aku ketika itu..."*

Dia langsung terisak menangis, lalu aku memeluknya dan meletakkan mukaku di bahunya. Aku pun berbisik, *"Insyaa Allah, insyaa Allah, aku juga mohon kepadamu jika kamu juga tidak melihatku di surga..."*
Kami pun menangis bersama, entah berapa lama...

Ketika saya meninggalkan Rumah Sakit, saya terkenang akan pesan beliau...
Sebenarnya pesan itu pernah disampaikan oleh seorang ulama besar, Ibnu Jauzi, yang berkata pada sahabatnya sambil menangis:

*"Jika kamu tidak menemui aku di surga bersama kamu, maka tolonglah tanya kepada Allah tentang aku: 'Wahai Rabb kami, si fulan sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang Engkau, maka masukkanlah dia bersama kami di surga."*

Ibnu Jauzi berpesan begitu bersandar pada sebuah hadits:

_"Apabila penghuni surga telah masuk ke dalam surga lalu mereka tidak menemukan sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama mereka dahulu di dunia, maka mereka pun bertanya kepada Allah: 'Ya Rabb! kami tidak melihat sahabat-sahabat kami yang sewaktu di dunia shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami...'"Maka Allah berfirman, "Pergilah ke neraka, lalu keluarkanlah sahabat-sahabatmu yang di hatinya ada iman, walau hanya sebesar zarrah."(Ibnu Mubarak dalam kitab Az Zuhd)_

Wahai sahabat²ku...

Di dalam bersahabat, pilih lah mereka yang bisa membantu kita, bukan hanya ikatan di dunia, tetapi juga hingga akhirat.

Carilah sahabat² yang senantiasa berbuat amal sholeh, yang shalat berjamaah, berpuasa dan sentiasa berpesan agar meningkatkan keimanan, serta berjuang untuk menegakkan agama Islam.

Carilah teman yang mengajak ke majelis ilmu, mengajak berbuat kebaikan, bersama untuk kerja kebajikan, serta selalu berpesan dengan kebenaran.

Teman yang dicari karena urusan niaga, pekerjaan, atau teman nonton bola, teman memancing, teman bershopping, teman FB untuk bercerita hal politik, teman whatsapp untuk menceritakan hal dunia, akan berpisah pada garis kematian dan masing² hanya akan membawa diri sendiri.

Tetapi teman yang bertakwa, akan mencari kita untuk bersama ke surga...

Simaklah diri, apakah ada teman yang seperti ini dalam kehidupan kita, atau mungkin yang ada lebih buruk dari kita...

Ayo... berubah sekarang, kurangi waktu dengan teman yang hanya condong pada dunia, carilah teman yang membawa kita bersama ke surga, karena kita tidak bisa mengharapkan pahala ibadah kita saja untuk masuk surganya Allah.

Perbanyak lah ikhtiar, semoga satu darinya akan tersangkut, dan membawa kita ke pintu surga...

Al-Hasan Al-Bashri berkata:
_"Perbanyak lah sahabat-sahabat mukminmu, karena mereka memiliki syafa'at pada hari kiamat.”_

Pejamkan mata, berfikir lah... siapa kiranya di antara sahabat² kita yang akan mencari dan mengajak kita ber-sama² ke surga??

Jika tidak, mulai lah hari ini mencari teman ke surga sebagai suatu misi peribadi.

Sahabat, nanti tolong tanyakan kepada Allah Ta'ala jika aku tiada bersamamu di surga-Nya...������

~Semoga Bermanfaat

NAMAKU UANG

Namaku Uang...

Wajahku biasa saja, fisikku juga lemah, namun aku mampu merombak tatanan dunia.
Aku juga "bisa" merubah Perilaku, bahkan sifat Manusia' karena manusia mengidolakan aku.
Banyak orang merubah kepribadiannya,­­­­ mengkhianati teman, menjual tubuh, bahkan meninggalkan keyakinan imannya, demi aku!

Aku tdk mengerti perbedaan orang baik & jahat , tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya miskin & terhormat atau terhina.

Aku bukan iblis, tapi sering orang melakukan kekejian demi aku.

Aku juga bukan org ketiga, tapi banyak suami istri pisah gara2 aku.
Anak dan orangtua berselisih gara2 aku.

Sangat jelas juga aku bukan Tuhan, tapi manusia menyembah aku spt Tuhan, bahkan kerap kali hamba2 Tuhan lebih menghormati aku, padahal Tuhan sudah pesan jgn jadi hamba uang..

Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku?

Aku tdk pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku.

Perlu aku ingatkan, aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda, tapi tdk mampu memperpanjang hidup anda.

Kalau suatu hari anda dipanggil Tuhan, aku tdk akan bisa menemani anda, apalagi menjadi penebus dosa2 anda, anda harus menghadap sendiri kpd sang Pencipta lalu menerima penghakimanNYA.

Saat itu, Tuhan pasti akan hitung2an dgn anda, APAKAH SELAMA HIDUP ANDA MENGGUNAKAN aku dgn baik, atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai TUHAN?

Ini informasi terakhirku:
Aku TIDAK ADA DI SURGA,
Jadi jangan cari aku disana.

Salam sayang,

   Ttd
  ̷̸ ̷̷̸̸̷̸̐̐ ̸̷̸̐ ̸̷ ̷̸
U A N G

Jumat, 15 Juli 2016

Langka

*L A N G K A*

*_Yang langka itu.._*
_Istri yg tunduk patuh pada suami, yg senantiasa berseri2 saat dipandang , yg ridha terdiam saat suami marah. Tidak merasa lebih apalagi meninggikan suara. Tercantik di hadapan suami. Terharum saat menemani suami beristirahat. Tak menuntut keduniaan yg tidak mampu diberikan suaminya. Yang sadar bahwa ridha-Nya ada pd ridha suaminya._

*_Yang langka itu.._*
_Suami yang mengerti bahwa istrinya bukan pembantu. Sadar tak melulu ingin dilayani. Malu jika menyuruh ini itu krn tahu istrinya sudah repot seharian urusan anak dan rumah. Yang tak berharap keadaan rumah lapang saat pulang krn sadar itulah resiko hadirnya amanah² yg masih kecil. Yang sadar pekerjaan rumah tangga juga kewajibannya. Yang rela mengerjakan pekerjaan rumah tangga krn rasa sayangnya thdp istrinya yg kelelahan._

*_Yang langka itu.._* _Anak lelaki... yang sadar bahwa ibunya yg paling berhak atas dirinya. Yang mengutamakan memperhatikan urusan ibunya. Yang lebih mencintai ibunya dibanding mencintai istri dan anak²nya. Yang sadar bahwa surganya ada pd keridhaan ibunya._

*_Yang langka itu.._* _Orang tua... yang sadar bahwa anak perempuannya jika menikah sudah bukan lagi miliknya. yang selalu menasehati untuk mentaati suaminya selama suaminya tidak menyuruhnya kpd perkara munkar. Yang sadar bahwa keridhaan Allah bagi anaknya telah berpindah pd ridha suaminya._

*_Yang langka itu.._* _Seorang ibu... Yang meskipun tahu surga berada di bawah telapak kakinya. Tapi tidak pernah sekalipun menyinggung hal tsb saat anaknya ada kelalaian thdnya. Yang selalu sadar bahwa mungkin segala kekurangan pd anak²nya adalah hasil didikannya yg salah selama ini. Yang sadar bahwa jika dirinya salah berucap atau do'a keburukan maka malaikat akan mengaminkan do'anya._

*_Yang langka itu.._* _Anak yang senantiasa mendoakan kebaikan bagi orangtuanya dlm keheningan sepertiga malam terakhir. Meskipun sehari hari dlm kesibukan rumah tangganya. Dalam kesibukan usahanya. Dalam kesibukan pekerjaannya._

*_Yang langka itu.._* _Orang-orang yg saling memberikan nasehat dalam kebenaran dan kesabaran. yang saling memaklumi jika hal² di atas lupa atau lalai dilakukan sehingga saling memaafkan diantara mereka. Maka rahmat Allah berada di antara mereka._

_Dan Allah dgn kemurahanNya memaafkan kesalahan² mereka_

_Semoga kita termasuk kelompok yg LANGKA itu_ ..

آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ

 

Mama Belajar Template by Ipietoon Cute Blog Design